Tentang services.msc

service.msc adalah salah satu aplikasi di Windows yang mengatur program apa saja yang boleh/akan berjalan ketika windows sedang booting. tugasnya adalah melayani operasional dari sistem operasi dan software – software yang berjalan. Bisa disimpulkan betapa pentingnya peran service di Windows dan jumlah service ini sangatlah banyak, masing – masing memiliki tugas yang tersendiri. Tapi, harap hati-hati, karena banyak pilihan menyesatkan yang bisa berakibat “rada aneh”. Langsung saja ya, disini saya hanya akan membahas beberapa fungsi dari fitur tersebut.

pertama-tama klik start –> run –> ketik “services.msc” –> enter dan akan muncul seperti ini

Capture

Nah, disitu banyak sekali yang bisa kita atur sesuai dengan kehendak kita.

yang harus diperhatikan adalah di “Startup Type” ada pilihan “automatic“, “manual” dan “disabled“.

automatic = mengaktifkan program pilihan,
disabled = menonaktifkan program pilihan,
manual = antara hidup dan mati, sesuai pilihan kita

mari kita bahas satu-satu (yang menurut penting-penting saja):

1. Alerter = Butuh bantuan peringatan dari komputer

2. Automatic Updates = Fitur ini akan meng-update secara otomatis program-program yang perlu diupdate.

3. Error Reporting Services = Melaporkan error yang terjadi kepada Microsoft.

4. Event Log = ndak terlalu paham maksud dari fitur ini, tapi yang jelas ketika malpraktek di kompie teman dengan mematikan fitur ini, Driver VGA-nya langsung minta di install ulang, wa ka ka ka

5. Help n Support = Fitur bantuan dalam Microsoft

6. Network = Kalo komputer terhubung dengan jaringan,

7. Plug n Play = Berhubungan dengan slot flasdisk

8. Print Spooler = Untuk fitur pengaturan printer

9. Remote Registry = Fitur ini mengatur tentang Registry Editor (Regedit).

10. Secondary Logon = Ini buat komputer yang punya user banyak (selain admin).

11. Server = Fitur ini hubungannya sama network juga.

12. Task Scheduler = Sering menulis jadwal di kompie buat mengingatkan kita akan kegiatan tertentu.

13. Telephony = Untuk mereka yang sering menggunakan chat webcam + Microphone ato telefon-an lewat net.

14. Web Client = Fitur ini gunanya untuk mengedit ato membuat/mengedit file web/html/dll.

15. Windows Audio = Fitur pengaturan audio

16. Windows Installer = Fitur Instaler

17. Wireless Zero Configuratio = fitur ini mengatur tentang boleh atau tidaknya aplikasi dan peripheral wireless berfungsi (mis: menggunakan layanan G-Spot Hotspot, dan Bluetooth).

Pengertian SSD, HDD dan SSHD serta Kelebihan dan Kekurangannya

Saat ini sudah banyak media peyimpanan data yang bisa kita pergunakan untuk kebutuhan komputer atau laptop kita sehari-hari.

SSD, SSHD Dan HDD adalah sebuah hardware penyimpanan data yang bisa kita pergunakan untuk menyimpan data-data penting kita yang kita kerjakan di sebuah laptop mapun sebuah pc.

Namun sampai saat ini masih banyak orang yang belum memahami apa sih perbedaan dari SSD, SSHD, Dan HDD serta memilih ketiga media penyimpanan tersebut.

Istilah SSD dan SSHD sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Hanya saja akhir-akhir ini baru menjadi tenar setelah kebutuhan akan akses terhadap file pada sebuah storage menjadi kebutuhan yang mendasar di dunia digital.

Singkatnya antara ketiganya dimulai dari HDD kemudian SSD baru SSHD. HDD yang merupakan perangkat penyimpan tradisional dalam hal ini ketika di berbicara tantang dari kemunculannya kemudian SSD. Dan SSHD adalah alternative yang menengahi HDD dan SSD.

HDD (Hard Disk Drive)

wd2

HDD di sebut konvensional karena posisinya sebagai pemegang media penyimpanan sudah sangat lama. Tidak lain karena harga murah dan kapasitas yang tersedia bisa mencapai sangat besar. Itulah mengapa hardisk ini terus menjadi pilihan.

Selain itu proses bembuatannya pun terbilang membutuhkan biaya yang lebih sedikit. Sehingga membuat banyak pabrikan mampu membuat dan memasarkan tanpa perlu berkorban akan modal yang lebih besar.

Ciri-ciri hardisk yang paling ketara adalah terdapat part yang bergerak yaitu piringan. Piringan tersebut bergerak pada porosnya saat terjadi proses baca tulis. Kecepatanya pun bervariasi tergantung spesifikasi yang tertera, kebanyakan 52oo RPM untuk kelas normal dan 7200 RPM untuk kelas yang lebih cepat.

Kelebihan HDD:

Meski dalam artikel ini hardisk bukan yang akan di unggulkan namun tetap saja setiap produk memiliki keunggulan yang membuatnya tepa digunakan. Sedangkan HDD memiliki kelebihan yaitu kapasitas besar dan harga yang murah.

Kemudian kegiatan tulis menulis, hapus menghapus adalah sesuatu yang bisa dan mudah baginya. Sehingga tidak akan ada sampah data.

Kekurangan HDD:

Beberapa yang sangat sering di alami oleh pengguna hardisk saat ini adalah mudah rusak jika terjatuh, di butuhkan defrg untuk beberapa hardisk yang sudah berumur.

SSD (Solid-State Drive)

gambar_ssd_naw_32
SSD yang merupakan singkatan dari solid-state drive, adalah media penyimpanan data yang menggunakan memori (nonvolatile memory) sebagai media, dan tidak menggunakan disk magnetis seperti disk hardisk konvensional. Berbeda dengan memori (volatile memory) (misalnya RAM), data yang tersimpan pada SSD tidak akan hilang meskipun daya listrik tidak ada.

SSD ini lebih mirip seperti memori pada HP yaitu micro SD dan kawan-kawannya. Hanya saja bentuk san kapasitasnya yang membesar.

Jika kita melihat sejarah keberadaannya SSD sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu namun karena biaya pembuatan yang terbilang mahal maka pengembangan SSD melambat.

Namun belakangan ini karena teknologi semakin maju selain itu juga karena kebutuhan akan akses informasi yang semakin primer maka SSD di produksi masal dengan berbagai improvement guna mengurangi biaya yang di pelukan.

namun demikian harga yang harus di terbut untuk sebuah SSD kapasitas 120 GB masih berkisar Rp. 1.000.000an

Kenapa SSD sangat cepat ?

Bukan hanya sangat cepat namun juga ada banyak keuntungan yang didapat jika menggunakan SSD.

Kecepatan yang di peroleh karena SSD mengakses informasi secara langsung, sedangkan hardisk mendapatkan informasi melalui disk yang berputar dan lengan yang terus mengakses sektor informasi. Meskipun proses ini dalam hitungan mili seocond namun SSD dapat melakukannya lebih cepat tanpa ada disk yang berputar.

Selain itu SSD dapat mengakses informasi dalam satu waktu secara bersamaan, sedangkan HDD akan mengakses informasi secara bergantian karena informasi hanya bisa di akses melalui kepala lengan yang menitik pada setiap sektor saat informasi tersebut di butuhkan.

Dengan kata lain semisal SSD dapat menyelesaikan 10 perintah dalam satu waktu bersamaan namun HDD harus menyelesaikannya bergantian. Sekali-lagi meskipun HDD terlihat pelan, namun jika kamu melihat kecepatan yang di lakukan head dan DISK pada hardisk kamu akan tercengang (hitungannya mili second).

Kelebihan SSD:

Kecepatan akses informasi yang membuat sebuah komputer atau laptop yang menggunakan SSD akan mengalami peningkatan waktu booting mencapai 500%. Dan rata-rata hanya membutuhkan waktu 20 sampai 30 detik sampai komputer sap menerima input.
Tidak ada bagian yang bergerak sehingga bebas bising dan panas yang berlebihan. Selai itu juga hemat energi.
Bebas pergeseran bagian SSD artinya jika terjatuh bukan hal yang fatal.
Bobot yang lebih ringan tentu ini adalah keuntungan tersendiri untuk laptop yang biasanya malas di bawa karena beban yang berat.
Penggiat media seperti 3D, video editing dan gamer wajib memiliki storage yang satu ini.

Kekurangan SSD:
Bukan tanpa kekurangan SSD ini, tetap ada yang harus di waspadai dari storage yang satu ini diantaranya: harga yang mahal, beberapa SSD harus di treatment dengan serius yaitu masalah trim. Sampah yang tidak bisa di hilangkan oleh SSD itu sendiri akan membuat kinerja lama-kelamaan akan melambat.

Kegiatan tulis dan menulis oleh SSD tidak semulus pada hardisk, kegiatan ini akan menimbulkan sampah yang harus di bersihkan setiap periode.

tapi Tenang hal itu sudah di antisipasi para penemu dan pembuat SSD, dengan adanya tool yang biasa di sertakan atau di sediakan sampah akan otomatis ter-maintain dengan baik.

SSHD
Yang satu ini adala inovasi menggabungkan SSD dan HDD menjadi satu perangkat. Tujuan utamanya adalah menekan harga mahalnya SSD dan meningkatkan kecepatan baca HDD.

Jadi SSHD ini memiliki kecepatan seperti SSD namun memiliki keleluasaan ruang seluas HDD.

Perangkat ini di tujukan untuk kamu yang memiliki budget terbabtas untuk upgrade HDD ke SSD. Dan SSHD adalah pilihan yang di tawarkan. Dengan harga yang bersahabat kamu akan mendapatkan kecepatan yang menyerupai SSD.

Komposisinya adalah Beberapa giga SSD dan lebih banyak storage HDD. Jadi untuk file yang sering di akses atau membutuhkan kecepatan untuk mengaksesnya akan di letakkan di SSD dan sisanya pada HDD.

Pilih SSD atau SSHD?
Tentu ketika ada pilihan seperti ini banyak orang akan bingung, dimana mereka menginginkan kecepatan tinggi namun terpentok dengan budget yang minim.

Jika itu yang kamu alami maka SSHD menjadi pilihan yang tepat, namun jika kamu ingin berinvestasi dalam peforma yang full dan mantap pilihlah SSD.

terutama jika kamu memang kalangan profesional dan gamer yang tidak pandang bulu akan biaya namun mementingkan peforma. SSD menjadi pilihan terbaik.

Di bawah ini ada referensi menurut penulis jika kamu masih ragu untuk menentukan pilihan dalam upgrade storage.

Siapa pengguna SSD?

Gamer
Gamer membutuhkan kecepatan dalam mengakses file game yang terinstall. Akan sangat bottle neck jika kamu gamer telah menyiapkan proccessor unlock, RAM extreme, VGA SLI atau cross fire namun masih menggunakan HDD.

Desain Grafis
Baik itu photoshop ataupun corel Draw dan berbagai aplikasi pengolah gambar lainnya akan sangat terbantu jika menggunakan SSD. Dengan load saat start yang cepat akan membuat pekerjaan menjadi lebih efisien waktu.

3D Modeling
Wajib hukumnya setelah membaca artikel ini untuk membeli SSD jika kamu seorang yang bergelut dalam dunia 3D modeling. Misal jasa pembuatan desain bangunan, desainer mechanical, engineer mesin,animator, dan lainnya yang membutuhkan waktu render lebih cepat.

Video Editing dan compositing
Pembuat film, dan editor video setelah tahu SSD pasti akan langsung beli. Bahkan mungkin mereka telah menggunakannya sebelum SSD hangat di perbincangkan akhir-akhir ini.

Bukan hanya waktu render yang bisa ter-pangkas namun kualitas yang dihasilkan pun dapat meningkat drastis dengan SSD.

Proyektor : Tipe, Resolusi Hingga Tips Memilih Sebuah Proyektor

Pengetahuan mengenai tipe-tipe proyektor sangatlah penting untuk diketahui sebelum Anda membeli sebuah proyektor. Sebab informasi ini akan membantu kita untuk memperoleh proyektor yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang kita miliki.
Nah, saat ini terdapat tiga tipe utama video proyektor yakni CRT, LCD, dan DLP. Walaupun sebenarnya terdapat beberapa tipe lain seperti LCOS, D-ILA dan SXRD.  Kali ini kita akan mengulas beberapa tipe yang umum beredar di masyarakat.

  1. CRT (Cathode Ray Tube)
    barco_cine-8
    Proyektor CRT berupa perangkat proyektor besar yang terdiri dari tiga lensa. Masing-masing lensa ini mewakili warna dasar. Tiga lensa ini digabungkan dengan lensa pembesar cahaya yang bisa memproyeksikan image berwarna ke sebuah layar besar yang terdapat dalam sebuah ruangan yang gelap. Dengan perpaduan sirkuit video yang tepat, ukuran CRT dan kombinasi lensa, maka sebuah proyektor CRT bisa menghasilkan image dengan resolusi tinggi.
    Proyektor CRT adalah proyektor yang menjadi pertimbangan utama apabila Anda sangat membutuhkan proyektor yang bisa menghasilkan gambar dengan resolusi yang sangat tinggi. Proyektor ini juga bisa menghasilkan warna hitam yang paling hitam apabila dibandingkan dengan jenis proyektor yang lainnya. Selain itu, proyektor ini juga memiliki daya tahan hingga 20.000 jam pemakaian. Sangat berbeda jauh dengan proyektor-proyektor lain yang rata-rata hanya optimal digunakan hingga 1.000 sampai 2.000 jam saja sebelum lensa/komponen lainnya harus diganti.
    Berbagai keunggulan di atas berbanding lurus dengan harganya. Proyektor jenis CRT biasanya memiliki harga yang sangat mahal sehingga rata-rata konsumennya adalah tingkat korporat yang memiliki budget lebih. Proyektor CRT membutuhkan sebuah ruangan yang cukup luas untuk mengoperasikannya. Ruangan di mana layar akan diproyeksikan juga harus benar-benar gelap supaya hasilnya optimal. Selain itu, dibutuhkan juga seorang ahli yang benar-benar bisa mengatur dan mengkombinasikan tiga lensa proyektor CRT supaya bisa menampilkan gambar dengan hasil yang optimal. Satu lensa saja tidak berimbang dengan lensa yang lainnya, maka gambar yang diproyeksikan tidak akan menjadi gambar yang baik lagi. Pengkombinasian ketiga lensa ini harus benar-benar diperhatikan untuk mendapatkan warna dan kecerahan yang maksimal.
  2. LCD (Liquid Crystal Display)
    projector
    Proyektor jenis LCD ini menghasilkan cahaya dari tiga panel kecil LCD. Proyektor LCD memiliki ukuran yang lebih besar dari jenis proyektor DLP tetapi lebih kecil dari jenis proyektor CRT. LCD memiliki beberapa kelebihan untuk menampilkan video.
    Proyektor LCD menghasilkan gambar yang terang karena menggunakan LED backlight. Meskipun memiliki tiga panel LCD yang menangani masing-masing warna dasar, proyektor LCD hanya memiliki satu sumber cahaya sehingga pengguna tidak perlu repot mengatur cahaya seperti yang harus dilakukan pada proyektor CRT.

    Proyektor LCD ini memiliki tingkat akurasi warna yang baik, tetapi akan memudar bila diproyeksikan pada bidang yang terlalu besar. Hal ini membut proyektor LCD yang umum hanya cocok digunakan di tempat-tempat yang tidak terlalu besar seperti ruang kelas, atau ruang kantor. Bila ingin menggunakan proyektor LCD di tempat yang besar pastikan memilih proyektor LCD yang memiliki lumens yang juga besar agar gambar yang dihasilkan tetap tajam, cerah, dan tidak kabur.


  3. DLP (Digital Light Processing)
    1173-overview
    Proyektor DLP biasanya memiliki satu chip dengan lensa-lensa kecil yang bisa berputar. Cahaya dipancarkan melalui chip dan direfleksikan melalui sebuah roda lantas ditampilkan pada layar. Proyektor DLP lebih kecil, ringan, murah dan lebih terang bila dibandingkan dengan LCD dan CRT. Tetapi proyektor jenis ini memiliki warna dan kontras yang lebih buruk. Sejumlah keunggulan yang dimiliki proyektor DLP membuat proyektor ini tidak hanya sesuai untuk bisnis tetapi juga untuk keperluan home theater. Film akan dikonversi secara digital dan disimpan pada hard drive atau disk optikal. Selanjutnya hasil konversi tersebut dimasukkan ke dalam proyektor DLP dan diproyeksikan ke layar. Keunggulan lain yang dimiliki proyektor DLP adalah akurasi warna yang baik, tidak ada efek “screen door” yang muncul seperti pada proyektor LCD, memerlukan power yang lebih sedikit dan memiliki kontras serta brightness yang tinggi. 

  4. LCoS (Liquid Crystal On Silicon)
    vplhw40es-beauty

    Banyak orang tertarik untuk memiliki proyektor ini karena teknologi pada proyektor ini merupakan hasil penggabungan antara teknologi LCD dan DLP. LCoS merupakan proyektor terbaik untuk menghasilkan tampilan gambar pada screen dibanding jenis proyektor lain. Tetapi proyektor ini memiliki harga paling tinggi bila dibanding proyektor lain yang umum beredar di pasaran.

 

B. Mengenal Resolusi pada sebuah proyektor

Sementara itu berdasarkan resolusinya, proyektor dilengkapi dengan beberapa keterangan yakni SVGA, XGA, dan SXGA+.  Keterangan ini digunakan untuk menunjukkan resolusi yang digunakan pada piranti dengan layar standar 4:3 seperti komputer dan proyektor. Sedangkan WVGA, WXGA dan WUXGA digunakan untuk menandai resolusi yang terdapat pada piranti layar lebar 16:9 seperti proyektor home cinema.

Nilai resolusi sebuah proyektor diukur dengan satuan ANSI Lumens atau biasanya disebut Lumens saja. ANSI merupakan singkatan dari American National Standards Institute. Nilai ANSI ini menunjukkan format cahaya dan metode pengukuran. Sedangkan Lumens merupakan sebuah ukuran yang digunakan untuk menandai tingkat brightness atau kecerahan cahaya yang diproyeksikan. Sebagai gambaran saja, sebuah lilin parafin menghasilkan tingkat resolusi sebesar 13 Lumens, sebuah bola lampu 100 watt menghasilkan 1200 Lumens. Jadi semakin tinggi nilai Lumens, maka semakin nyata gambar yang dihasilkan dalam ukuran yang sama oleh sebuah proyektor. Ketika ukuran gambar diperbesar, Lumens yang ada akan disebarkan pada area yang lebih besar sehingga mengurangi tingkat kecerahan gambar.

Resolusi layar standar 4:3

  • SVGA memiliki resolusi 800 x 600
  • XGA memiliki resolusi 1024 x 768
  • SXGA+ memiliki resolusi 1400 x 1050

Resolusi layar lebar 16:9

  •  480p (WVGA) memiliki  resolusi 854 x 480
  • 720p (WXGA) memiliki resolusi 1280 x 720
  • 1080p (WUXGA) memiliki resolusi 1920 x 1080

C. Tips Memilih Proyektor

Nah, ketika kita berniat untuk membeli proyektor, maka ada banyak hal yang harus dipertimbangkan. Tetapi pada dasarnya ada tiga hal utama yang harus kita pertimbangkan, yakni resolusi, bobot, dan brightness.

  1. Resolusi
    Semakin tinggi resolusi sebuah proyektor, maka gambar yang ditampilkan pun semakin sempurna.  Sebagian besar proyektor menggunakan teknologi SVGA atau XGA. Bila Kita ingin memperoleh proyektor dengan resolusi yang lebih baik lagi, maka tentunya Anda harus merogoh kantong lebih dalam lagi. Teknologi SVGA dengan resolusi 800×600 cocok digunakan untuk menampilkan video, DVD, dan beberapa jenis presentasi Powerpoint. Sedangkan teknologi XGA atau WXGA memiliki resolusi yang lebih tinggi, yakni 1024 X 768 dan 1280 X 800. Tetapi tentu saja harganya pun lebih tinggi. Sementara itu bila Anda memiliki dana yang cukup dan membutuhkan proyektor dengan resolusi tinggi, maka Anda bisa memilih teknologi SXGA dengan resolusi 1280 X 1024 dan teknologi UXGA yang memiliki resolusi 1600 X 1200. Pengukuran resolusi proyektor sama dengan pengukuran resolusi monitor PC (Personal Computer). Semakin besar resolusinya, maka semakin besar pula ukuran layar dan semakin banyak yang bisa ditampilkan.
  2. Bobot
    Biasanya proyektor memiliki bobot kurang lebih antara 2 Kg hingga 3,5 Kg. Namun ada pula proyektor yang memiliki bobot kurang dari 2 Kg. Tentu saja proyektor yang ringan ini memiliki harga yang lebih tinggi. Proyektor yang memiliki bobot antara 2 Kg hingga 3,5 Kg memiliki fitur yang lebih lengkap bila dibandingkan dengan proyektor yang memiliki bobot di bawah 2 Kg. Proyektor yang memiliki bobot lebih dari 3,5 Kg juga tersedia. Proyektor seperti ini biasanya menawarkan sejumlah kelebihan meskipun cukup merepotkan bila dibawa bepergian. Bila Anda sering bepergian dengan membawa proyektor, maka pilihlah proyektor dengan bobot 2 kg.
  3. Brightness
    Brightness memegang peranan penting dalam penggunaan sebuah proyektor. Sebuah proyektor yang memiliki kemampuan brightness yang tinggi akan sangat mendukung bila Anda ingin menampilkan gambar dalam ukuran yang besar. Selain kemampuan brightness, intensitas cahaya dalam sebuah ruangan juga berpengaruh pada tampilan gambar proyektor. Pada sebuah ruangan dengan intensitas cahaya yang rendah, maka lampu proyektor akan terlihat dengan jelas. Sedangkan pada ruangan dengan intensitas cahaya yang tinggi, maka kemampuan brightness proyektor akan sangat berguna untuk menampilkan gambar dengan sempurna. Selain intensitas cahaya, media untuk menampilkan proyeksi juga memiliki pengaruh. Misalnya saja dinding. Dinding merupakan media yang buruk untuk menampilkan proyeksi sebab dinding tidak memantulkan cahaya dengan baik. Sedangkan layar proyektor memiliki kemampuan untuk memantulkan cahaya dengan baik sehingga mampu menampilkan proyeksi dengan sempurna. Proyektor biasanya memiliki 2000-3000 ANSI Lumens. Proyektor kurang dari 2000 ANSI Lumens akan menampilkan proyeksi yang terlihat suram. Sedangkan proyektor lebih dari 3000 ANSI Lumens akan menampilkan proyeksi yang sangat terang.
  4. Contrast Ratio
    Contrast Ratio berguna untuk mengukur bagian tergelap dan warna hitam, serta bagian paling terang dan warna putih yang terproyeksi. Contrast Ratio berfungsi memperkirakan tingkat cahaya proyektor untuk semua jenis kondisi cahaya ruangan. Semakin besar Lumens, maka semakin terang gambar yang diproyeksikan. Semakin terang suatu ruangan, maka semakin tinggi tingkat Lumens yang diperlukan.
  5. Fitur plug and play
    Sebagian besar proyektor portabel masa kini telah menggunakan fitur plug and play, mudah digunakan dan bisa disetting dengan tepat. Jadi, Anda hanya membutuhkan soket listrik saja. Anda cukup menancapkan kabel proyektor di soket listrik saja dan proyektor pun siap digunakan.
  6. Fitur-fitur tambahan
    Perhatikanlah pada fitur-fitur khusus yang mungkin bisa memenuhi kebutuhan khusus Anda. Fitur-fitur yang bisa menjadi pertimbangan, antara lain:
  • Memory card, piranti ini dapat menggantikan peran notebook untuk menyimpan bahan presentasi.
  • Nirkabel atau wireless, untuk mempermudah pengguna
  • Kemampuan Networking, untuk pengoperasian dari tempat lain yang berjauhan.
  • Digital Keystone Correction, untuk meningkatkan fleksibilitas penempatan proyektor.
  • Input Video Komponen, untuk kualitas video yang lebih baik

 

 

Sumber : Teknik Mengubah PC Menjadi Home Theater
Penulis : Jubilee Enterprise
Penerbit : PT. Elex Media Komputindo

 

 

 

Mengaktifkan Copy/Paste di Command Prompt (CMD) di Windows 10

Untuk kamu yang sering menggunakan CMD atau Command Prompt untuk mengatur atau mengaktifkan sebuah fungsi di Windows, maka pada Windows 10 kali kita akan mempelajari cara mengaktifkan sistem Copy/Paste atau biasa dikenal COPAS agar bisa copy paste teks di Command Prompt atau CMD. Pada Windows 10, pengguna bisa menggunakan fungsi kombinasi tombol atau shortcut keyboard CTRL + C dan CTRL + V tetapi harus diaktifkan terlebih dahulu. Dikutip dari Howtogeek, ini cara mengaktifkan fungsi copy paste di Command Prompt.

Cara Mengaktifkan Fungsi Copy Paste di CMD

  • Masuk ke Command Prompt, klik kanan pada Title bar seperti pada gambar di bawah ini, kemudian pilihProperties.
    shortcut-keyboard-windows-10-1
  • Pada bagian Properties, pilih Tab Experimental. Centang bagian Enable new Ctrl key shortcuts.
    shortcut-keyboard-windows-10-2

Dengan mengaktifkan fungsi/fitur tersebut maka kita sudah bisa menggunakan fungsi dari copy paste menggunakan CTRL+C dan CTRL+V di shortcut keyboard milikmu ke dalam Command Prompt tanpa harus lagi mengetik atau bahkan melirik perintah cmd (Seperti penulis biasa lakukan 😀 )

sekian pembahasan tentang Mengaktifkan Copy/Paste di Command Prompt (CMD), semoga bermanfaat.

best_regards

Debugging dan Tujuan Debugging

Debugging adalah sebuah metode yang dilakukan oleh para pemrogram danpengembang perangkat lunak untuk mencari dan mengurangi bug, atau kerusakan di dalam sebuah program komputer atau perangkat keras sehingga perangkat tersebut bekerja sesuai dengan harapan. Debugging cenderung lebih rumit ketika beberapa subsistem lainnya terikat dengan ketat dengannya, mengingat sebuah perubahan di satu sisi, mungkin dapat menyebabkan munculnya bug lain di dalam subsistem lainnya.

Bug dengan terjemahan langsung ke bahasa Indonesia adalah serangga atau kutu.Bug merupakan suatu kesalahan desain pada suatu perangkat keras komputer atauperangkat lunak komputer yang menyebabkan peralatan atau program itu tidak berfungsi semestinya. Bug umumnya lebih umum dalam dunia perangkat lunak dibandingkan dengan perangkat keras.

Kenapa dinamakan bug?

Tahun 1945 sewaktu ukuran komputer masih sebesar kamar, pihak militerAmerika Serikat menggunakan komputer yang bernama “Mark 1″. Suatu hari komputer ini tidak berfungsi dengan semestinya, setelah komputer itu diperiksa ternyata ada suatu bagian perangkat keras di mana terdapat serangga yang tersangkut. Setelah serangga itu diangkat dari perangkat keras, komputer dapat berfungsi dengan baik. Maka sejak saat itu kata bug lekat dengan masalah-masalah pada komputer. Debugging adalah proses menghilangkan bug dari suatu program.

Pengujian perangkat lunak adalah proses yang dapat direncanakan dan ditentukan secara sistematis. Desain test case dapat dilakukan, strategi dapat ditentukan, dan hasil dapat dievaluasi berdasarkan harapan-harapan yang ditentukan sebelumnya.

Debugging terjadi sebagai akibat dari pengujian yang berhasil. Jika test case mengungkap kesalahan, maka debugging adalah proses yang menghasilkan penghilangan kesalahan. Perekayasa perangkat lunak yang mengevaluasi hasil suatu pengujian sering dihadapkan pada indikasi “simtomatis” dari suatu masalah pernagkat lunak, yaitu bahwa manisfestasi eksternaldari kesalahan dan penyebab internal kesalahan dapat tidak memiliki hubungan yang jelas satu dengan lainnya. Proses mental yang dipahami secara buruk yang menghubungkan sebuah symptom dengan suatu penyebab disebut debugging.

Proses Debugging

Debugging bukan merupakan pengujian, tetapi selalu terjadi sebagai bagian akibat dari pengujian. Proses debungging dimulai dengan eksekusi terhadap suatu test case. Hasilnya dinilai, dan ditemukan kurangnya hubungan antara harapan dan yang sesungguhnya. Dalam banyak kasus, data yang tidak berkaitan merupakan gejala dari suatu penyebab pokok tetapi masih tersembunyi, sehingga perlu ada koreksi kesalahan.

Proses debugging akan selalu memiliki salah satu dari dua hasil akhir berikut:

  1. Penyebab akan ditemukan, dikoreksi, dan dihilangkan, atau
  2. Penyebab tidak akan ditemukan.

Dalam kasus yang terakhir, orang yang melakukan debugging mungkin mencurigai suatu penyebab, mendesainsuatu test case untuk membantu kecurigaannya, dan bekerja untuk koreksi kesalahan dengan gaya yang iterative.

Beberapa karakteristik bug memberi kunci :

  1. Gejala dan penyebab dapat jauh secara geografis, dimana gejala dapat muncul didalam satu bagian dari suatu program, sementara penyebab dapat ditempatkan pada suatu sisi yang terlepas jauh.
  2. Gejala dapat hilang (kadang-kadang) ketika kesalahan yang lain dibetulkan.
  3. Gejala dapat benar-benar disebabkan oleh sesuatu yang tidak salah (misalnya pembulatan yang tidak akurat).
  4. Simpton dapat disebabkan oleh kesalahan manusia yang tidak dapat dengan mudah ditelusuri.
  5. Gejala dapat merupakan hasil dari masalah timing, dan bukan dari masalah pemrosesan.
  6. Mungkin sulit untuk mereproduksi kondisi input secara akurat (misalnya aplikasi real time dimana pengurutan input tidak ditentukan).
  7. Gejala dapat sebentar-sebentar. Hal ini sangat umum pada system yang embedded yang merangkai perangkat lunak dan perangkat keras yang tidak mungkin dilepaskan.
  8. Gejala dapat berhubungan dengan penyebab yang didistribusikan melewati sejumlah tugas yang bekerja pada prosesor yang berbeda.

Selama debugging, kita menemukan kesalahan-kesalahan mulai dari gangguan yang halus (missal format output yang tidak betul) sampai katrastropis (misalnya kegagalan system yang menyebabkan kerusakan fisik atau ekonomis).

Sebagai akibat dari peningkatan keslahan, jumlah tekanan untuk menemukan kesalahan juga bertambah. Sering kali tekanan memaksa seorang pengembang perangkat lunak untuk membetulkan keslahan dan pada saat yang sama memunculkan lagi dua kesalahan baru.

Pertimbangan Psikologis

Sayangnya muncul banyak bukti bahwa kekuatan debugging adalah sifat bawaan manusia. Banyak orang yang cakap dalam hal ini, sementara banyak juga yang tidak. Menanggapi aspek manusia dari debugging. Shneiderman [SHN80] menyatakan :

Debugging merupakan salah satu dari berbagai bagian pemrograman yang membuat lebih frustasi. Debugging memiliki elemen pemecahan masalah atau pengganggu otak, yang bersama dengan penghindaran kesadaran bahwa Anda melakukan suatu kesalahan. Kekhawatiran yang meningkat dan keengganan untuk menerima, kesalahan akan meningkatkan kesulitan tugas. Sayangnya, ada keluhan yang sangat mendalam mengenai pembebasan dan pengurangan ketegangan ketika pada akhirnya bug ……… dikoreksi.

Meskipun mungkin sulit untuk mempelajari debugging, sejumlah pendekatan terhadap masalah tersebut dapat diusulkan. Kita akan melihat dalam sub bab selanjutnya.

Pendekatan-pendekatan Debugging

Tanpa memperhatikan pendekatan yang diambil, debugging memiliki satu sasaran yang diabaikan, untuk menemukan dan mengkoreksi penyebab kesalahan perangkat lunak. Sasaran tersebut direalisasi dengan suatu kombinasi evaluasi yang sistematis, intuisi, dan keberuntungan.

Bradley (BRA85) menggambarkan pendekatan Debugging dengan cara berikut :

Debugging adalah sebuah aplikasi langsung dari metodekeilmuan yang telah dikembangkan selama 2500 tahun. Dasar dari debugging adalah meletakkan sumber-sumber masalah (penyebab) dengan partisi biner melalui hipotesis kerja yang memperkirakan nilai-nilai baru yang akan diuji.

Ambillah contoh non-perangkat lunak sederhana, yaitu :

Lampu dirumah saya tidak bekerja. Bila tidak ada yang bekerja didalam rumah itu, penyebabnya tentu pada pemutus rangkaian utama atau sebab dari luar. Saya melihat sekeliling untuk melihat apakah lampu para tetangga juga mati. Saya memasukkan lampu yang dicurigai kedalam soket yang bekerja dan menyelidiki lampu rangkaian yang dicurigai. Begitulah berbagai pilihan hipotesa dan pengujian.

Secara umum, tiga kategoti pendekatan debugging dapat diusulkan (MYE79) :

  1. 1. Gaya yang kasar (Brute force)

Kategori debugging brute force mungkin merupakan yang paling umum dan metode yang paling efisien untuk mengisolasi penyebab kesalahan perangkat lunak. Kita mengaplikasikan metode debugging brute force bila semua yang lain telah gagal. Dengan menggunakan filosofi ”biarkan komputer menemukan kesalahan”, tempat sampah memori dipakai, penelusuran runtime dilakukan, dan program dibebani dengan statemen WRITE. Kita mengharapkan bahwa dimanapun didalam rawa informasi yang diproduksi, kita akan menemukan suatu kunci yang akan membawa kita kepada penyebab kesalahan. Meskipun banyaknya informasi yang dihasilkan pada akhirnya akan membawa kita meraih sukses, lebih sering dia menyebabkan kita menghambur-hamburkan usaha dan waktu. Kita harus memikirkannya terlebih dahulu.

  1. 2. Penelusuran balik (backtracking)

Backtracking adalah pendekatan debugging yang sangat umum yang dapat digunakan secara sukses didalam program yang kecil. Mulai pada sisi dimana suatu gejala diungkap, kode sumber ditelusuri balik (secara manual) samapai sisi penyebab ditemukan. Sayangnya, bila jumlah baris sumber bertambah, maka jumlah jalur balik potensial dapat sangat banyak.

  1. 3. Eliminasi penyebab

Cause elimination dimanisfestasikan oleh induksi atau deduksi serta mengawali konsep partisi biner. Data yang berhubungan dengan kejadian kesalahan dikumpulkan untuk mengisolasi penyebab potensial. Hipotesis penyebab dibuat dan data digunakan untuk membuktikan penolakan hipotesis tersebut. Sebagai alternatif, daftar semua penyebab yang mungkin dikembangkan dan dilakukan pengujian untuk mengeliminasi masing-masing kesalahan. Jika pengujian awal menunjukkan bahwa suatu hipotesis penyebab memberikan gambaran hasil yang jelas, maka data itu disaring sebagai usaha untuk mengisolasi bug.

Masing-masing pendekatan debugging tersebut dapat ditambah dengan piranti debugging. Kita dapat mengaplikasikan berbagai kompiler debugging yang luas, bantuan debugging yang dinamis (tracer), generator test case, ruang sisa memori dan peta cross-reference. Namun piranti bukanlah pengganti bagi evaluasi yang berhati-hati yang didasarkan atas dokumen desain perangkat lunak yang lengkap dan kode sumber yang jelas.

Sekali bug ditemukan, bug harus dibetulkan. Tetapi seperti telah kita catat, koreksi terhadap suatu bug dapat memunculkan kesalahan lain sehingga lebih banyak merugikan daripada menguntungkan.

Van Vleck (FAN89) mengusulkan tiga pertanyaan sederhana yang harus diajukan kepada perekayasa perangkat lunak sebelum melakukan koreksi yang menghilangkan penyebab suatu bug, yaitu :

  1. 1. Apakah penyebab bug direproduksi didalam bagian lain program tersebut?

Dalam berbagai situasi, kesalahan program disebabkan oleh sebuah contoh logika yang keliru yang dapat dibuat ulang ditempat lain. Pertimbangan eksplisit dari contoh logika tersebut akan menghasilkan penemuan kesalahan yang lain.

  1. 2. Apa ”bug selanjutnya,” yang akan dimunculkan oleh perbaikan yang akan dibuat?

Sebelum koreksi dibuat, kode sumber (atau lebih baik,desain) harus dievaluasi untuk memperkirakan pemasangan logika dan struktur data. Bila koreksi akan dilakukan pada bagian program yang akan dirangkai, maka harus ada perhatian khusus bila banyak perubahan dilakukan.

  1. 3. Apa yang dapat kita lakukan untuk menghindari bug ini didalam tempat pertama?

Pertanyaan ini merupakan langkah pertama untuk membangun pendekatan jaminan kualitas perangkat lunak statistik. Bila kita mengkoreksi proses dan produk, bug akan dihilangkan dari program yang ada dan dapat dieliminasi dari semua program selanjutnya.

WEBSIDE RESMI YANG DIGUNAKAN PENDAFTARAN SELEKSI FORMASI ASN

Surat menteri PAN-RB merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri PAN-RB nomor B/2550/M.PAN-RB/06/2014 tanggal 20 Juni 2014 perihal Tambahan Alokasi Formasi ASN.  dalam Surat menteri tersebut aplikasi pendaftaran CPNS secara online yang dimiliki Badan Kepegawaian Negara (BKN), yaitu sscn.bkn.go.id

Menurut Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tasdik Kinanto PPK diminta segera mengirimkan persyaratan pendaftaran CPNS secara detail di masing-masing instansi Panselnas ASN 2014. “Selanjutnya  akan dipublikasikan melalui website portal pendaftaran seleksi formasi ASN secara nasional,” .

Kepala BKD menegaskan agar Pemerintah Kabupaten dan Kota untuk segera berkoordinasi dengan Kanreg BKN atau Laboratorium Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kemendikbud yang ada di provinsi, untuk mempersiapkan pelaksanaan seleksi CPNS di kabupaten dan kota, Dalam seleksi pegawai ASN untuk tahun 2014 secara keseluruhan diwajibkan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).  

Nah berikut ini situs resmi Nasional yang akan digunakan  untuk pendaftaran seleksi formasi ASN :
 
sedangkan untuk persyaratan pendaftaran tersebut dapat disampaikan ke alamat email : evalap.sdmaparatur@menpan.go.id atau  evalap.sdmaparatur@gmail.com dalam bentuk soft copy dengan format word.
 
Demikian informasi yang dapat menjadi acuan rekan-rekan yang mengikuti seleksi CPNS untuk tahun 2014, semoga informasi ini dapat membantu rekan-rekan

7 Aplikasi Web Browser Terbaik

10 Aplikasi Web Browser Terbaik – Mungkin selama ini kebanyakan orang menggunakan Mozilla Firefox, Internet Explorer (IE) atau Google Chrome untuk browsing. Padahal, selain Mozilla, IE dan Chrome, masih ada web browser terbaik yang juga banyak digunakan orang.

Biasanya kita itu cocok-cocokan. Ada yang cocok menggunakan Mozilla, ada juga yang suka Chrome. Semuanya memang mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebenarnya selain web browser tadi, ada yang lain yang juga tidak kalah bagus. Mungkin sobat ingin mencobanya, boleh saja. Dan berikut 10 Aplikasi Web Browser Terbaik saat ini.

 

10 Aplikasi Web Browser Terbaik

1. Google Chrome
Gambar

Aplikasi web browser milik Google Inc. ini bisa dibilang terbaik saat ini. Browser yang mengklaim memiliki downstream tercepat dari yang lainnya ini memiliki banyak sekali keunggulan dengan mendukung fitur website yang semakin berkembang. Tapi untuk kebanyakan para web designer, Chrome menjadi pilihan kedua sebagai alat tester kode HTML yang mereka buat. Chrome bisa di instal di semua Operating System (OS).
Download Google Chrome disini

2. Mozilla Firefox

Gambar

Yang satu ini juga masih menjadi favorite browser yang menjadi andalan banyak orang. Mungkin selain mudah digunakan juga tampilannya yang ramah dengan berbagai fitur yang lengkap mendukung fitur situs. Mozilla memang bagus karena bisa di instal di semua Operating System seperti Windows 7, Vista, XP dan juga Mc OS.
Download Mozilla Firefox disini 

3. Internet Explorer

Gambar

Kalau saya dulu inget waktu pertama kali main komputer trus internetan itu pakenya ini, Internet Explorer. Web Browser satu ini adalah bawaan dari Windows, jadi bisa di pasang di semua tipe Windows. Tapi tidak tahu bisa di instal di Linux atau tidak, soalnya saya tidak pake linux, hehe. IE juga tidak kalah dengan saingannya dengan selalu mengembangkan browser supportnya. Bahkan ada yang bilang, IE versi terbaru tidak kalah dengan Chrome. Kalau pengen membuktikan silahkan sobat coba.
Download Internet Explorer disini

4. Opera

Gambar

Yang ini mungkin lebih familiar dengan para pengguna internet via Handphone. Opera terkenal karena aplikasi internet yang bisa digunakan melalui hp yaitu Opera Mini. Selain itu, banyak orang menggunakan opera mini karena bisa untuk internet gratis. Kalau pengen tahu, udah banyak yang menjelaskannya dan bisa di cari di Google.com. Web Browser ini juga mendukung di semua Operating System.
Download Opera Browser disini

5. Safari Apple

Gambar

Nahh, kalau yang ini sudah jelas dari namanya, Apple yang kita kenal sebagai perusahaan pemroduksi laptop tercanggih saat ini. Safari buatan asli Apple Inc., jadi kalau sobat beli Laptop merk Apple pasti ada aplikasi web browser satu ini. Safari juga tidak kalah bagus dengan lainnya, mempunyai fitur-fitur yang hampir sama dengan Mozilla dkk. Bisa di pasang/instal di semua operating system.
Download Safari by Apple Inc disini

6. Maxthon

Gambar

 

Maxthon dengan inovasi Dual-Core Design menggunakan Webkit dan Triden. Juga mendukung website versi HTML5, yaitu perkembangan script site saat ini. Web Browser ini support semua OS.

Download Maxthon Browser disini

7. Flock Browser

Gambar

 

FLOCK adalah sebuah penjelajah web dengan lisensi bebas (freeware) tercipta dengan codebase Mozilla firefox. browser ini berspesialisasi dalam hal jejaring sosial, e-mail, dan tools yang berhubungan dengan tampilan browser. dengan tools ini kita bisa tetap terkoneksi dengan jejaring sosial ataupun email dan berinteraksi ketika sedang browsing.
Download Flock Browser disini

Itu hanya beberapa Web Browser Terbaik yang banyak digunakan orang.
Sepertinya cukup sekian dan terima kasih…

TimelineCoverBanner, Layanan Pembuat Foto Sampul Facebook

GambarSaya cukup tertarik dengan pemberitaan dari Penn-Olson yang membahas TimelineCoverBanner.com. Ketertarikan saya terutama karena layanan ini ternyata buatan orang Indonesia.
Pembuatnya adalah Dian Kurnia Arismawan, seorang freelancer yang tinggal di Malang, Jawa Timur. Yang cukup mengejutkan, layanan TimelineCoverBanner ini dibuat seorang diri, dengan waktu kurang lebih 3 minggu.

Karena memang tertarik dengan sepak terjang geek yang satu ini, Mulanya, Dian Kurnia membaca tentang perubahan tampilan halaman profil Facebook di beberapa blog. Kemudian, muncullah ide untuk membuat layanan ini. Dengan memanfaatkan berbagai class dan fungsi yang tersedia di internet, baik yang gratis maupun berbayar, Dian Kurnia meramunya menjadi seperti yang tampak di TimelineCoverBanner.

Layanan TimelineCoverBanner

TimelineCoverBanner adalah sebuah layanan yang membantu Anda untuk membuat foto sampul untuk profil Facebook Anda secara mudah. Tanpa perlu keahlian bermain dengan perangkat lunak desain grafis, Anda sudah bisa membuat foto sampul yang membuat teman-teman Facebook Anda terkagum-kagum.

Anda tidak hanya bisa menggunakan foto sampul dari galeri yang telah disediakan, tetapi juga bisa mengunggah foto Anda sendiri. Dengan editor yang disediakan Anda tinggal mengkostumisasi posisi, menambahkan warna atau menambahkan teks, semua dapat di lakukan secara mudah. Selain itu, Anda juga bisa membuat foto profil yang nyambung dengan foto sampul Anda. Tinggal menyimpan bagian foto profil dan foto sampul secara berbeda, kemudian mengunggahnya ke dalam profil Facebook Anda. Seperti yang di contohkan pada halaman TimelineCoverBanner.

Kelebihannya layanan ini di banding dengan layanan sejenis adalah Anda tidak akan menemukan semacam watermark dalam gambar hasil dari layanan ini. Menurut Dian Kurnia, foto sampul Anda bukanlah banner iklan gratis untuknya. Dia hanya berharap, pengguna yang puas dengan layanan yang diberikan, akan kembali untuk menggunakan layanan tersebut kembali.

Bukan Startup

TimelineCoverBanner bukanlah layanan web untuk pembuatan profil picture Facebook pertama yang dikerjakan Dian Kurnia. Sebelumnya Dian Kurnia ini juga sudah membuat situs lain yakni Colorbe.com dan Profilepicturemaker.com. Meskipun karyanya ini cukup diminati, termasuk di luar negeri seperti Amerika Serikat, Jerman, dan Thailand, namun Dian Kurnia mengaku belum membawa layanannya ke tingkat startup. Dia hanya bekerja sendiri dan mengerjakan proyek ini sebagai sambilan untuk menambah portofolio dan menambah pendapatan dari iklan.

Sebenarnya, pilihan untuk tidak membawa layanan ini ke level bisnis yang lebih “serius” bisa di bilang agak di sayangkan. Dengan potensi penggunaan layanan yang cukup besar, memperkerjakan satu atau dua orang untuk menangani layanan ini secara fokus, bisa mendatangkan manfaat yang lebih banyak. Selain berupa transfer ilmu agar tercipta Dian Kurnia-Dian Kurnia yang lain, keuntungan finansial yang bisa ditarik pun bisa ditingkatkan. Apalagi mengingat kebiasaan Facebook yang sering berganti-ganti tampilan, layanan sejenis akan terus dibutuhkan dan bisa dikembangkan.

Tutorial/Cara Menggunakannya (Liat Gambar Yach)Gambar

Hasil (Contoh)Gambar

Yang Mau Nyoba
Langsung Ke TKP 😀

Web Based Application Versus Desktop Based Application

GambarWeb based application adalah suatu aplikasi yang dapat berjalan dengan menggunakan basis teknologi web atau browser. Aplikasi ini dapat diakses dimana saja asalkan ada koneksi internet yang mendukung, tanpa perlu melakukan penginstallan di computer masing-masing seperti pada aplikasi desktop, cukup dengan membuka browser dan menuju tempat server aplikasi tersebut dipasang. Contohnya: Google spreadsheet, Google Word Processor, webmessenger.yahoo.com, meebo.com, dan game flash yang dijalankan secara online, dll.
Keunggulan web based application dibanding desktop based application adalah, terkait dengan keunggulan-keunggulan dari Internet itu sendiri.

Misalnya :
1.Kita dapat menjalankan aplikasi berbasis web di manapun kapan pun tanpa harus melakukan penginstalan.
2.Terkait dengan isu lisensi (hak cipta), kita tidak memerlukan lisensi ketika menggunakan web-based application, sebab lisensi itu telah menjadi tanggung jawab dari web penyedia aplikasi. (seperti misalnya saat menggunakan MS-Office versi Google).
3.Ketersediaan. Mirip dengan poin satu. Bayangkan ketika kita disuruh untuk mengedit sebuah foto, namun kita tidak memiliki satu pun aplikasi pengedit foto yang tersedia di PC kita. Yah, tidak perlu bersusah payah untuk mencarinya, tinggal akses saja sebuah alamat di Internet, maka kita dapat mengedit poto tanpa harus memiliki aplikasi pengeditnya
4.Dapat dijalankan di sistem operasi mana pun.
Tidak perduli apakah kita menggunakan Linux, Windows, aplikasi berbasis web dapat dijalankan asalkan kita memiliki browser dan akses Internet.
5.Dapat diakses lewat banyak media seperti : komputer, handheld dan handphone yang sudah sesuai dengan standar WAP.
6.Tidak perlu spesifikasi komputer yang tinggi untuk menggunakan aplikasi berbasis web ini, sebab di beberapa kasus, sebagian besar proses dilakukan di web server penyedia aplikasi berbasis web ini.

Kekurangan web based application tentu saja harus adanya ketersediaan koneksi Internet.
Sedangkan,

Desktop based application adalah suatu aplikasi yang dapat berjalan sendiri atau independen tanpa menggunakan browser atau koneksi Internet di suatu computer otonom, dengan operating system atau flatfom tertentu. Contoh: Microsoft Office Word 2007 dan aplikasi office lainnya, Windows Media Player, dll.
Keunggulan desktop based application dibandingkan dengan web based application adalah
1.Dapat berjalan dengan independen, tanpa perlu menggunakan browser.
2.Tidak perlu koneksi Internet, karena semua file yang diperlukan untuk menjalankan aplikasinya sudah terinstall sebelumnya.
3.Dapat dengan mudah memodifikasi settingannya.
4.Prosesnya lebih cepat.

Kekurangan dari desktop based application:
1.Kalau ingin menggunakan aplikasi tsb, harus diinstall dulu.
2.Bermasalah dengan lisensi.
3.Tidak bias dibuka di computer lain, jika belum diinstall.
4.Biasanya memerlukan hardware dengan spesifikasi tinggi.

Perbedaan web based application dengan desktop based application yaitu: web based berjalan menggunakan basis teknologi web (Internet) atau browser sedangkan based application dapat berjalan sendiri atau independen tidak menggunakan browser dan biasanya telah ditentukan dapat berjalan di flatform atau operating system tertentu, tetapi ada juga yang cross flatform.

Perbandingan sebagai berikut :

1. Installation

Aplikasi web based tidak memerlukan proses penginstalan software pada komputer klien, instalasi cukup di server saja. Berbeda dengan aplikasi desktop yang harus di-install pada masing-masing komputer client yang ingin menggunakannya.

2. Maintenance

Aplikasi web based bersifat terpusat, jadi setiap perubahan kode program dilakukan di server. Aplikasi desktop bersifat terdistribusi, jadi setiap perubahan kode program harus didistribusikan juga di semua komputer client.

3. Platform

Aplikasi web based dapat dijalankan di sistem operasi mana pun. Tidak perduli apakah kita menggunakan Linux, Windows, aplikasi berbasis web dapat dijalankan asalkan kita memiliki browser dan akses Internet. Berbeda dengan aplikasi desktop yang mengharuskan aplikasi di-install dan dijalankan di sistem operasi tertentu.

4. Performance

Aplikasi web based dikarenakan hampir semua proses dikerjakan di server dan data dikirimkan melalui jaringan akan terasa relatif lebih lambat dibandingkan dengan aplikasi desktop yang prosesnya dikerjakan di komputer client sendiri.

5. Availability

Aplikasi web based dapat digunakan hanya dengan syarat ketersediaan browser dan akses internet praktis membuatnya bersifat multi-platform dapat diakses dari sistem operasi mana pun dan dari perangkat mana pun. Berbeda dengan aplikasi desktop yang syarat ketersediaannya adalah terinstallnya aplikasi tersebut di masing komputer client.

6. Resource

Aplikasi web based karena berjalan di server, berarti hanya dapat menggunakan sumber daya yang ada di komputer tersebut. Berbeda dengan aplikasi desktop yang lebih leluasa mengakses sumber daya yang ada di komputer client, sehingga aplikasi desktop memiliki nilai lebih untuk aplikasi yang melibatkan penggunaan hardware komputer.

Perbedaan web based application dengan desktop based application yaitu: web based berjalan menggunakan basis teknologi web (Internet) atau browser sedangkan based application dapat berjalan sendiri atau independen tidak menggunakan browser dan biasanya telah ditentukan dapat berjalan di flatform atau operating system tertentu, tetapi ada juga yang cross flatform.

*Dari berbagai sumber dan Pemahaman* 

HD Tune Pro 4.6

GambarHDTune Pro ini berfungsi untuk mengetahui kondisi dari Harddisk yang sobat punya,seperti mengetahui bagian harrdisk yang sudah bad sector,dan tingkat kelayakan keadaan harddisk,

Gambar

 

Download :

Download HDTune Pro 4.6 Full Crack (2,1MB)

HDTune pro 4.6 Features :

  • Added temperature statistics
  • Improved support for SSD
  • Improved access time resolution
  • Health
    • added support for more SSDs
  • Random access
    • Maximum access time is shown
    • Added 4 KB align option
  • Extra tests
    • added random seek 4 KB test
    • added 4 KB align option