Web Based Application Versus Desktop Based Application

GambarWeb based application adalah suatu aplikasi yang dapat berjalan dengan menggunakan basis teknologi web atau browser. Aplikasi ini dapat diakses dimana saja asalkan ada koneksi internet yang mendukung, tanpa perlu melakukan penginstallan di computer masing-masing seperti pada aplikasi desktop, cukup dengan membuka browser dan menuju tempat server aplikasi tersebut dipasang. Contohnya: Google spreadsheet, Google Word Processor, webmessenger.yahoo.com, meebo.com, dan game flash yang dijalankan secara online, dll.
Keunggulan web based application dibanding desktop based application adalah, terkait dengan keunggulan-keunggulan dari Internet itu sendiri.

Misalnya :
1.Kita dapat menjalankan aplikasi berbasis web di manapun kapan pun tanpa harus melakukan penginstalan.
2.Terkait dengan isu lisensi (hak cipta), kita tidak memerlukan lisensi ketika menggunakan web-based application, sebab lisensi itu telah menjadi tanggung jawab dari web penyedia aplikasi. (seperti misalnya saat menggunakan MS-Office versi Google).
3.Ketersediaan. Mirip dengan poin satu. Bayangkan ketika kita disuruh untuk mengedit sebuah foto, namun kita tidak memiliki satu pun aplikasi pengedit foto yang tersedia di PC kita. Yah, tidak perlu bersusah payah untuk mencarinya, tinggal akses saja sebuah alamat di Internet, maka kita dapat mengedit poto tanpa harus memiliki aplikasi pengeditnya
4.Dapat dijalankan di sistem operasi mana pun.
Tidak perduli apakah kita menggunakan Linux, Windows, aplikasi berbasis web dapat dijalankan asalkan kita memiliki browser dan akses Internet.
5.Dapat diakses lewat banyak media seperti : komputer, handheld dan handphone yang sudah sesuai dengan standar WAP.
6.Tidak perlu spesifikasi komputer yang tinggi untuk menggunakan aplikasi berbasis web ini, sebab di beberapa kasus, sebagian besar proses dilakukan di web server penyedia aplikasi berbasis web ini.

Kekurangan web based application tentu saja harus adanya ketersediaan koneksi Internet.
Sedangkan,

Desktop based application adalah suatu aplikasi yang dapat berjalan sendiri atau independen tanpa menggunakan browser atau koneksi Internet di suatu computer otonom, dengan operating system atau flatfom tertentu. Contoh: Microsoft Office Word 2007 dan aplikasi office lainnya, Windows Media Player, dll.
Keunggulan desktop based application dibandingkan dengan web based application adalah
1.Dapat berjalan dengan independen, tanpa perlu menggunakan browser.
2.Tidak perlu koneksi Internet, karena semua file yang diperlukan untuk menjalankan aplikasinya sudah terinstall sebelumnya.
3.Dapat dengan mudah memodifikasi settingannya.
4.Prosesnya lebih cepat.

Kekurangan dari desktop based application:
1.Kalau ingin menggunakan aplikasi tsb, harus diinstall dulu.
2.Bermasalah dengan lisensi.
3.Tidak bias dibuka di computer lain, jika belum diinstall.
4.Biasanya memerlukan hardware dengan spesifikasi tinggi.

Perbedaan web based application dengan desktop based application yaitu: web based berjalan menggunakan basis teknologi web (Internet) atau browser sedangkan based application dapat berjalan sendiri atau independen tidak menggunakan browser dan biasanya telah ditentukan dapat berjalan di flatform atau operating system tertentu, tetapi ada juga yang cross flatform.

Perbandingan sebagai berikut :

1. Installation

Aplikasi web based tidak memerlukan proses penginstalan software pada komputer klien, instalasi cukup di server saja. Berbeda dengan aplikasi desktop yang harus di-install pada masing-masing komputer client yang ingin menggunakannya.

2. Maintenance

Aplikasi web based bersifat terpusat, jadi setiap perubahan kode program dilakukan di server. Aplikasi desktop bersifat terdistribusi, jadi setiap perubahan kode program harus didistribusikan juga di semua komputer client.

3. Platform

Aplikasi web based dapat dijalankan di sistem operasi mana pun. Tidak perduli apakah kita menggunakan Linux, Windows, aplikasi berbasis web dapat dijalankan asalkan kita memiliki browser dan akses Internet. Berbeda dengan aplikasi desktop yang mengharuskan aplikasi di-install dan dijalankan di sistem operasi tertentu.

4. Performance

Aplikasi web based dikarenakan hampir semua proses dikerjakan di server dan data dikirimkan melalui jaringan akan terasa relatif lebih lambat dibandingkan dengan aplikasi desktop yang prosesnya dikerjakan di komputer client sendiri.

5. Availability

Aplikasi web based dapat digunakan hanya dengan syarat ketersediaan browser dan akses internet praktis membuatnya bersifat multi-platform dapat diakses dari sistem operasi mana pun dan dari perangkat mana pun. Berbeda dengan aplikasi desktop yang syarat ketersediaannya adalah terinstallnya aplikasi tersebut di masing komputer client.

6. Resource

Aplikasi web based karena berjalan di server, berarti hanya dapat menggunakan sumber daya yang ada di komputer tersebut. Berbeda dengan aplikasi desktop yang lebih leluasa mengakses sumber daya yang ada di komputer client, sehingga aplikasi desktop memiliki nilai lebih untuk aplikasi yang melibatkan penggunaan hardware komputer.

Perbedaan web based application dengan desktop based application yaitu: web based berjalan menggunakan basis teknologi web (Internet) atau browser sedangkan based application dapat berjalan sendiri atau independen tidak menggunakan browser dan biasanya telah ditentukan dapat berjalan di flatform atau operating system tertentu, tetapi ada juga yang cross flatform.

*Dari berbagai sumber dan Pemahaman* 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s